Login | Register Monday, 25 Sep 2017  WIB

About Us

Profil Perusahaan Lidigeli

 

Lidigeli merupakan sebuah brand yang bergerak di bidang kuliner yaitu camilan mie lidi. Kata LidiGeli ini sendiri diambil dari kata geli, yang berarti lidi ini dapat membuat orang yang mengkonsumsi nya merasa Bahagia. Lidigeli memiliki tekstur yang lebih renyah, berbeda dengan camilan lidi yang lainnya, Packaging yang menarik dan yang paling penting rasa yang sangat enak dan bervariatif.

VISI
"Menjadi Brand makanan trendsetter di Indonesia".

MISI

  1. Mengutamakan kualitas dalam hal apapun yang disajikan (Produk) dan dilakukan (Servis).
  2. Mengembangkan inovasi-inovasi baik dalam produk maupun pelayanan .
  3. Menumbuhkan ketrampilan dan pengetahuan karyawan guna mencapai performa operasional yang maksimal.
  4. Mengembangkan dan memperlebar usaha untuk menjadi Brand terbaik di Indonesia.

Data Perusahaan Lidigeli


Nama Perusahaan
:Lidigeli
Bidang Usaha
:
Camilan Mie Lidi (Industri Rumahan)
Jenis Produk / Jasa
:
Makanan Ringan
Alamat Perusahaan
:Jl. Raya Raya Samarang Komp. Bumi Malayu Asri Blok E
No. 5 RT. 02 RW. 10 Kel. Mekarwangi Kec. Tarogong Kaler Kab. Garut Jawa Barat
No. Telepon:08112035689
Website 
:
www.lidigeli.com
Email
:sales@lidigeli.com
Twitter:
@lidigeli_id
Instagram
:
@lidigeli_id
No. Halal MUI
:
01101121881114 
No. HKI
:
D11.2015.000.091
Mulai Berdiri
:
14 Mei 2013

Ide Mula Lidigeli


Varian Lidi Geli

LIDIGELI Adalah brand camilan Premium mie lidi berbagai Varian rasa yang dikemas secara Modern. Lidigeli didirikan oleh seorang mahasiswi muda yaitu Famela Nurul Islami
pada tanggal 24 mei 2013. Pada saat itu Famela mulai memperkenalkan lidigeli ke teman - teman kampus nya di even "Marketing Challenge yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Marketing Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran Dipati Ukur Bandung.

Ide awal berasal dari kesukaan Famela terhadap camilan mie lidi, mengingat zaman yang sudah berubah menjadikan camilan tradisional ini semakin sulit di dapatkan, ini menjadi peluang Famela untuk membuat sendiri camilan kesukaan nya ini yaitu mie lidi. Dengan berbagai macam Varian rasa.

Awal pertama memperkenalkan Lidigeli hanya terdapat 2 variian yaitu Spicy dan Original, 2 bulan kemudian, dan masih di even kampus, Famela memperkenalkan varian terbaru lidigeli yaitu Cheese dab Barbecue. Permintaan Lidigeli semakin membludak sehingga membuat Famela selaku Owner melakukan promosi agar lebih eksis lagi dengan cara mengikuti even Taste Market pada bulan Desember 2013. Setelah even Liidigeli mulai dikenal banyak orang, tidak hanya di kalangan mahasiswa juga namun merambah menjadi lebih dikenal banyak orang dari berbagai macam kalangan.

Bulan April 2014 Selanjutnya Lidigeli mengeluarkan varian terbaru nya lagi di even Bandung Creative Week. Varian yang diperkenalkan yaitu : Double Spicy dan Sweet Corn.
Even memang menjadi sarana promosi Lidigeli yang digunakan Famela dalam memasarkan produknya. Selain bisa melakukan transaksi penjualan dengan konsumen, di dalam even itu sendiri kita bisa juga sekalian mempromosikan produk, bisa bertemu langsung dengan konsumen juga, menerima saran dan masukan dari para konsumen yang datang.

Selang satu bulan sekitar Bulan mei 2014 Tepatnya di even Market Museum ( Grand Indonesia Jakarta) Liidgeli melakukan inovasi kemasan yaitu dengan kemasan kotak yang lebih praktis dan Menarik. Setiap kemasan Lidigeli memiliki warna yang berbeda beda sesuai dengan karakter varian masing masing Liidigeli.

Warna merah untuk Varian Spicy melambangkan rasa Pedas dan Berani.
Warna merah tua melambangkan rasa sangat Pedas
Wrna silver melambangkan Varian Original yang netral
warna orange melambangkan varian Cheese seperti warna keju berkualitas
warna coklat melambangkan Varian Barbecue seperti warna daging barbeque
warna kuning melambangkan varian SweetCorn seperti warna bahan sweet corn yaitu dari Jagung.
Warna tosca melambangkan varian Seaweed yang berbahan dasar rumput laut alami berkualitas.

Lidiigeli melakukan inovasi kembali dengan menghadirkan varian Seaweed yang di perkenalkan di even Tastemarket september 2014 lalu. para penggemar mie lidi sangat Antusias sekali dengan kehadiran varian baru seaweed ini, dan smpai sekarang varian seaweed selalu menjadi jagoan Varian Lidgeli.

Lidigeli sangat disukai oleh para selebritis indonesia seperti: Raisa, Pevita Pearce, Nikita Willy, Dian Pelangi, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Tara Hudiman, Citra Kirana, Tatjana Saphira, Keenan Pearce, Rianti Catwright, Asta RAN, Tika Pangabean, Naysila Mirdan, Alika Islamadia, Ana Octarina, Sultan dan Thomas Djorgi, dan masih banyak lagi selebriti lainnya.

Sampai saat ini Liidgeli tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia melalui ratusan Reseller dan puluhan Distrbutor.

Profil Founder Lidigeli


Founder Lidi Geli

Famela Nurul Islami, Founder sekaligus CEO Lidigeli ini lahir di kota Garut 06 Juli 1993. Ketika sedang merintis Lidigeli Famela status nya masih merupakan seorang mahasiswi Universitas Padjajaran Bandung, bahkan saat itu usia nya masih 19 tahun.

Berasal dari keluarga yang tidak utuh, semenjak usia 11 tahun Famela dan adik nya Azhar tinggal bersama nenek dan kakeknya di salah satu wilayah kecil di kota Garut. Bakat bisnis diwariskan dari sang nenek yang kala itu selalu mengajarkan untuk menabung menggunakan uang hasil keringat sendiri. Usaha pertamanya yaitu berjualan buah Jambu biji yang di dapat dari halaman belakang rumah neneknya. Famela kecil yang masih kelas 4 SD melakukan bisnis pertamanya dengan memasarkan jambu biji hasil petikan nya kepada teman teman sekelasnya.

Memasuki masa SMP, Famela mulai tinggal bersama ibunya yang merupakan single parents. gar Famela dan adiknya mendapatkan kasih sayang utuh dari sang ayah, Ibu Famela memutuskan untuk tinggal disekitaran Kota Garut yang tidak jauh dari rumah ayah nya juga. eski sudah berpisah, sang Ibunda tidak ingin anaknya jauh dari sang Ayah dan kurang mendapat kasih sayang dari sang ayah.

Bisnis kedua Famela yaitu Makanan schotel mie, Berawal dari ketidaksengajaan saat kelas 3 SMA jadwal pulang sekloahnya menjadi sangat sore. Ibu Famela selalu menyiapkan bekal untuk putrinya yang satu ini, yang paling sering yaitu menu Schotel mie. Schootel mie buana sang ibunda ternyata sangat disenangi oleh temen temen Famela, berawal dari sana Famela memanfaatkan peluang ini dengan cepat tanggap.

Tidak lama kemudian Famela belajar membuat schotel sendiri menggunakan resep dari sang Ibunda, Schotel hangat buatanya dia pasarkan kepada teman teman sekelas nya yang sangat menyukai schotel mie. Tidak hanya kepada teman teman nya Famela memasarkan Schotel buatanya ke kelas kelas lain, sehingga pada saat itu Famela bisa menghasilkan pundi pundi Rupiah sendiri berkat usahanya berjualan Schotel. Setelah lulus SMA, bisnis kedua nya tidak diteruskan karena Famela mulai memasuki masa Kulian dia harus pindah dari rumah ny dan mulai hidup mandiri (Kost).

Famela memang berasal dari keluarga yang berkecukupan, sang Ibunda adalah seorang Bidan dan sang ayah adalah seorang kepala Puskesmas. Tumbuh di lingkungan keluarga kesehatan Famela sempat berkeinginan menjadi seorang Dokter, namun apadaya nasib berkata lain Kegagalan ujian masuk fakultas kedokteran sempat menjadi pukulan hebat untuknya, Sampai dia memutuskan untuk bangkit dan mencoba kembali ujian masuk perguruan tinggi lagi dan lolos mengambil jurusan Managemen Pemasaran Fakultas Ekonomi dan Bisnia UNPAD.

Berbekal ilmu pengetahuan seputar bisnis dari kampus nya, 2013 lalu Saat memasuki semester 5 di kampus nya. Famela mulai mengalami masalah keuangan, Keluarganya memang berkecukupan, namun Famela menerima uang bulanan dari orang tua nya sangat Pas pasan. bundanya selalu berkata bahwa mereka mampu memberikan uang bulanan lebih, tapi kedua orang tuanya menginginkan Famela tumbuh menjadi anak yang mendiri di kota orang dan tidak bergantung kepada orang tua.

Kebutuhan Finansial mahasiswi semester 5 ini semakin meningkat, ditambah lagi Famela yang saat itu sedang sangat mengidolakan Penyanyi Favoritnya yaitu Raisa. Timbul lah kebutuhan finansial yang lebih dari biasanya karena Famela harus membeli tiket konser menonton pertunjukan Raisa di kota Bandung yang jumlahnya tidak sedikit.

Mie lidi merupakan camilan favorit Famela saat masih SMA di kota Garut, bahkan sampai dia masuk kuliah Famela masih sering membawa camilan mie lidi ini bersamanya hanya sebagai camilan nya ketika bosan di kamar Kosan. Sampai pada saat Famela kesulitan mendapatkan camilan mie lidi, dari situ Famela membaca peluang bisnis camilan " kalau camilan mie lidi uda sulit di dapatkan, kenapa saya tidak membuat saja camilan mie lidi sendiri. Agar orang lain tidak usah susah payah mencari cari camilan tradisional mie lidi ini, Lumayan penghasilan nya bisa buat nonton konser Raisa di Bandung hehe" begitu celotehnya.

Bisnis ketiganya yaitu camilan mie lidi, Nama Lidigeli tergagas ketika ia sedang dalam perjalanan menggunakan Damri dari kota Bandung ke Garut. Saat itu sempat terpikir memberi nama lidigeulis. namun di pertimbangkan lagi nama lidigeulis terlalu lokal, menginat ia mengaharapkan produk nya bisa dipasarkan secara Global. Terpilihlah nama brand Lidigeli, yang berselah 3 hari kemudia ia langsung membuat konsep logo dan merealisasikan ide nya kepada teman SMA nya yaitu Insani yang merupakan mahasiswa jurusan FIKOM dan suka menggambar.

Memang sebelum membuat produk, Famela terlebih dahulu membuat brand nya, karena baginya Brand itu sangat penting untuk suatu produk karena merupakan jati diri Produk. idigeli pertama kali di pasarkan di acara Marketing Challenge pada 24 mei 2013, ebuah acara tahunan dari Himpunan mahasiswa Marketing (HIMARK).

Sebelum memasarkan produk nya untuk pertama kali, Famela sempat mengalami kesulitan dari segi permodalan. Pernah mengalami masa masa pahit ketika merintis bisnis nya yaitu ketika dia ditolak oleh salah satu bank untuk mengajukan Kredit, Berbekal BPKB motor pribadi milik nya Famela ajukan sebagai agunan untuk meminjam dana sebesar 5 juta rupiah dan tak membuahkan hasil karena Faktor usia Famela yang saat itu berusia 19 tahun.

Tak putus asa sampai disitu Famela mencoba meyakinkan ayahnya untuk memberikan modal usaha, dan bersyukur Famela bisa meyakinkan ayah nya untuk memberikan pijaman Modal sebesar 1 juta rupiah. Sampai saat ini usahanya berkembang dengan pesat, dengan memiliki ratusan Reseller dan puluhan Distributor yang tersebar di seluruh Indonesia. Semuanya tidak lepas berkat bantuan semua pihak yang ikut membantu Famela dalam merintis bisnis kulinernya. amela selalu berharap agar produk nya bisa dipasarkan ke seluruh Indonesia bahkan hingga ke luar negri. Dan camilan tradisional mie lidi yang sudah mulai dilupakan ini bisa menjadi Camilan Favorit di berbagai kalangan Masyarakat.

"Success isn't about how much money you Make. It's about the difference you Make in People's Lived" Quote Favorit Famela yang selalu menjadi Motivasi untuk senantiasa menyebarkan manfaat bagi sesama. Dan Entrepreneur merupakan jalan hidup nya.

 

 

Shopping Cart

No Items

Layanan Pelanggan

Telepon :
Telp : 08112035689
Pin BB : 5806E474
WhatsApp : 08112035689
Line : @shoppinggarut
Instagram : @shoppinggarut

Alamat :
E - Mail : sales@lidigeliku.com

Jam Oprasional

Senin - Sabtu : Pukul 09.00 - 18.00
Minggu / Tanggal Merah : Libur

Update Pengiriman

17 October 2016 - Amanda Margaretha
- Jakarta
8 October 2016 - Juliani
- Jakarta
4 October 2016 - Nana
- Solo
19 September 2016 - Rani Syamsiah
- Bandung
11 September 2016 - Wahyudi
- Bogor
8 September 2016 - Wanny/ Veronica Lestari
- Medan
5 September 2016 - Juliani
- Jakarta
30 August 2016 - Rhe Puspita
- Subang
23 August 2016 - Yeni Wulansari
- Jakarta
18 August 2016 - Yeni Wulansari
- Jakarta
Friends Added
Instagram

Links Website

Copyright © 2016 by intimediaglobal.com, Lidi Geli. All Rights Reserved